Prihatin Pelanggaran Lalin Pelajar Meningkat, Polres Kediri Dorong Pemkot Perbanyak Angkutan Gratis Pelajar

NTMCPOLRI – Polres Kediri prihatin melihat tingginya angka pelanggaran lalu lintas di Kota Kediri, khususnya pelanggaran dilakukan oleh kalangan pelajar.

Hal tersebut membuat, Polres Kediri mengimbau Pemkot Kediri untuk lebih memperhatikan terkait transportasi pelajar.

“Jadi pelanggaran lalu lintas, khususnya pelajar cukup tinggi dan mengalami peningkatan. Untuk itulah kami merasa prihatin, karena upaya imbauan dan sosialisasi sudah berulang kali dilakukan. Oleh karena itulah urusan lalin dan pelajar ini bukan hanya tanggung jawab polisi, Pemkot dan instansi terkait perlu adanya angkutan sekolah gratis lebih banyak lagi,” ujar Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Indra Budi Wibowo.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Ferry Djatmiko mengakui hal tersebut. Karena untuk angkutan pelajar di Kota Kediri sebenarnya telah tersedia dan disediakan, terlebih lagi angkot dan bus pelajar adalah layanan gratis untuk pelajar.

“Layanan angkutan bus sekolah di Kota Kediri sudah beroperasi sejak tahun 2016 hingga sekarang. Bus sekolah tersebut melayani tiga rute trayek untuk pelajar dan mahasiswa di Kota Kediri,” ucap Ferry.

Ferry menambahkan saat ini pihaknya membutuhkan tambahan bus sekolah karena penumpang pelajar yang makin banyak sehingga overload. Ferry juga mengakui masih banyak orang tua yang mencari jalan pintas dengan memberikan sepeda motor atau enggan mengantar anaknya ke sekolah.

“Bus kami ada 3, rencanya akan diberi tambahan oleh Kemenhub 1 bus lagi karena penumpang pelajar overload. Namun tak bisa dipungkiri, banyak orang tua enggan mengantar anaknya ke sekolah dan memilih memberikan sepeda motor untuk berangkat sekolah, untuk itulah kami juga merasakan butuh tambahan bus sekolah,” Jelas Ferry.

Perlu diketahui, angkutan bus sekolah dan angkutan kota sangat diperlukan. Karena bus sekolah dan angkutan kota merupakan salah satu upaya untuk menekan kecelakaan dan pelanggaran lalin yang ternyata dari data yang didapat banyak anak-anak usia sekolah yang menjadi korban.

Berdasar data dari Sat Lantas Polres Kediri Kota, angka laka lantas menurun, namun pelanggaran lalin, utamanya oleh pelajar meningkat.

Terhitung sejak 1 Januari-Oktober 2019 Jumlah laka lantas di kota Kediri sebanyak 458 kasus. Sedangkan untuk penindakan pelanggaran lalu lintas mengalami peningkatan. Sampai saat ini (Januari-Oktober 2019) berjumlah 22.806 pelanggaran.

author