PSBB, Penurunan Volume Lalin dan Penumpang Bus Sejalan dengan Penekanan Penyebaran Covid-19

NTMCPOLRI – Terkait Pemprov DKI Jakarta kembali memperketat aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan laju penambahan kasus positif virus corona sejak Senin (14/9) kemarin, berdampak pada volume lalu lintas di jalanan Ibu Kota serta volume penumpang pada terminal bus angkutan.

Setidaknya, terjadi penurunan volume kendaraan hingga 20 persen dalam tiga hari terakhir.

“Hasil koordinasi dari Menteri Perhubungan, dilihat dari kendaraan masuk sejak pagi. Dihitungnya dari pintu masuk tol saja ada sekitar 16-20 persen penurunan kendaraan yang masuk,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/9).

“Termasuk contoh di Terminal Grogol, dari Asosiasi Terminal Grogol menyampaikan ada penurunan sekitar 75 persen penumpang di sana, termasuk kendaraan, karena memang sepi,” jelas Yusri.

Penurunan ini dinilai telah sejalan dengan tujuan penerapan PSBB ketat di Jakarta, yakni mengurangi mobilitas warga di luar rumah. Sehingga, ia berharap kebijakan ini dapat menekan pertumbuhan kasus corona di DKI, yang masih menunjukkan kenaikan signifikan.

“Ini salah satu upaya untuk memutus mata rantai (penularan COVID-19)” tutup Yusri.

PSBB di Jakarta berlangsung untuk kedua kalinya. Sebelumnya, PSBB berlaku pada April dan berakhir Juni lalu, kemudian memasuki masa PSBB Transisi.

Namun, sejak Agustus hingga awal September, kasus corona di Jakarta justru mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, mengancam ketersediaan tempat tidur di rumah sakit yang semakin menipis. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun akhirnya memutuskan menarik rem darurat.

author