Puluhan Remaja Geng Motor Jarah Toko Baju 24 Jam

60 views

NTMC POLRI – Sekolompok remaja geng motor terekam cctv, menjarah toko baju 24 jam di Jalan Cakalele 3, Depok 2 Tengah, Sukmajaya Kota Depok, Minggu (24/12/2017) dinihari.

Berdasarkan pengakuan seorang saksi mata yang juga penjaga toko, Nendy (20) mengatakan, peristiwa diketahui sekitar pukul 04:30 Wib, ketika dirinya sedang membersihkan pakaian tiba-tiba datang segerombolan remaja turun dari motor masuk ke dalam toko sambil mengancam menggunakan celurit. Lantaran merasa membahayakan dirinya Nendy langsung membangunkan temannya sedang tertidur namun saat itu juga para pelaku sudah hilang.

“Pelaku berjumlah sekitar 40 orang rata-rata usia masih belasan tahun. Pelaku mengambil semua pakaian yang ditaruh atas etalase bagian depan termasuk jaket juga diambil,”ujarnya.

Penjaga toko yang baru bekerja empat bulan ini mengakui diantara pelaku juga ada sejumlah wanita cabe-cabean diboncengin naik motor.

“Wanita cabe-cabean hanya duduk di atas motor, sedangkan para pelaku turun dari motor sambil mengacung-acungkan celurit saat akan menjarah pakaian,”katanya.

Dari peristiwa tersebut, Nendy, menyebutkan mengalami kerugian sekitar Rp. 13 juta untuk pakaian yang telah dicurinya.

“Pelaku mencuri pakaian celana sebanyak 9 lusin, baju dua lusin, serta lima jaket dengan kerugian mencampai Rp.13 juta. Sudah kita laporkan peristiwa pencurian ini ke Polsek Sukmajaya,”ungkapnya.

Sementara itu, Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto mengungkapkan tim telah melakukan olah TKP setelah menerima laporan korban di Polsek Sukmajaya. Kapolres belum bisa menyimpulkan kejadian pencurian ini dilakukan oleh sekelompok geng motor.

“Belum bisa dipastikan geng motor atau tidak. Namun pihaknya telah mengidentifikasi beberapa pelaku. Secepatnya akan segera ditangkap dan akan terungkap motif pencuriannya,”ujarnya didampingi Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana mendatangi lokasi TKP.

Mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya ini menambahkan dalam mengantisipasi kejadian yang serupa Kapolres memilik keamanan berbasih teknologi yaitu Panic Button dan Hallo Polisi dapat didownload masyarakat bertujuan dapat memberikan informasi atau ada suatu kejadian sehingga anggota dapat datang cepat ke lokasi.

“Anggota sudah kita siagakan dimana-mana daerah rawan. Dalam aplikasi panic button polisi dapat segera merespon jika ada kejadian bisa langsung tiba ke TKP paling lama 20 menit,” katanyanya.

“Mohon doa untuk pelaku bisa cepat tertangkap dan diproses sesuai hukum yang belaku.

author