Satlantas Polres Gowa Kenalkan Rambu Lalulintas Kepada Anak Usia Dini

NTMC POLRI – Minimnya pengetahuan masyarakat terhadap rambu-rambu lalulintas membuat banyak pengguna jalan kerap mengalami kecelakaan.

Beberapa kecelakaan yang terjadi karena kelalaian pengguna jalan adalah menabrak trotoar, menabrak pembatas jalan atau melanggar ketentuan melintas, melawan arus atau tancap gas di area jalan menikung.

Karena itu, jajaran Satlantas merasa perlu ada pengetahuan tambahan bagi pengendara sepeda motor maupun roda empat hingga enam.

Namun selain pengguna kendaraan yang kerap lalai, salah satu pengguna jalan yang kerap menjadi korban kecelakaan lalulintas adalah anak-anak.
Sering terjadi kecelakaan di depan sekolah disaat jam bubar sekolah. Dimana, anak-anak langsung berhamburan ke jalan. Bahkan, mereka menyeberang jalan di tempat yang tidak benar.

Karena itu, jajaran Satlantas Polres Gowa pun merasa perlu memberikan pengetahuan kepada anak di usia dini tentang rambu-rambu lalulintas yang harus ditaati agar tidak menjadi korban Lakalantas.

Jajaran Satlantas Polres Gowa diwakili Kanit Dikyasa, IPDA Misbar bersama personel Satlantas lainnya, Senin (27/1) pukul 11.30 Wita melakukan pengenalan rambu-rambu lalulintas di SD Centre Mangngalli, Kelurahan Mangngalli, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Di hadapan murid kelas 1 SD Centre Mangngalli, IPDA Misbar memberikan pengetahuan agar mampu mengenali rambu-rambu di jalan.

”Kegiatan ini sangat perlu dan wajib agar anak-anak kita tau ini rambu untuk apa, rambu yang ini untuk apa. Sehingga kelak berangsur-angsur mereka tumbuh besar sudah bisa mengenali. Contohnya traffic light itu, jika lampu warna hijau menyala maka kendaraan bisa jalan, jika kuning maka kendaraan hati-hati dan jika merah maka kendaraan harus berhenti. Terus kalau warna merah menyala berarti pejalan kaki boleh menyeberang jalan dan kendaraan tidak dibolehkan melintas,” urai IPDA Misbar.

author