Sosialisasi Diperpanjang, Tilang Pelanggar Ganjil Genap Belum Diberlakukan

NTMC POLRI – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menunda penerapan penindakan sistem ganjil-genap di ruas jalan di Jakarta. Salah satu alasan ditundanya penindakan, karena banyak pengemudi yang mengaku tidak tahu jika aturan tersebut kembali diterapkan.

“Masih banyak pelanggaran dan sebagian mengaku belum tahu kalau gage (ganjil-genap) diberlakukan kembali,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Kamis (6/8/2020).

Sedianya, penindakan ganjil-genap diberlakukan mulai pekan ini. Namun polisi memperpanjang masa sosialisasi hingga Kamis (7/8) besok. Polisi akan mulai melakukan penindakan ganjil-genap mulai Senin (10/8) pekan depan.

“Kami pihak kepolisian khususnya Ditlantas Polda Metro Jaya memperpanjang masa sosialisasi ini sampai dengan hari Minggu (9/8) sebetulnya, walaupun kebijakan ganjil genap ini kan hanya berlaku sampai hari Jumat (7/8). Tetapi kita sosialisasinya tetap sampai hari Minggu sehingga kita nanti akan mulai penindakan nanti hari Senin tanggal 10 Agustus 2020,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Bundaran Senayan, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Nantinya, tambah Dirlantas, penindakan akan dilakukan dengan dua cara. Pertama, pengawasan dilakukan secara langsung di lapangan oleh petugas. Kedua, pengawasan akan dilakukan menggunakan kamera elektronik (e-TLE).

“Tentu penindakannya nanti di tanggal 10 (Agustus) itu dilaksanakan dengan 2 cara, baik dengan menggunakan manual artinya anggota yang bertugas di lapangan dan dengan menggunakan e-TLE atau menggunakan kamera elektronik,” ujar Sambodo.

Sambodo menjelaskan perpanjangan sosialisasi ini dilakukan karena banyak orang masih melanggar aturan ganjil genap. Menurutnya, sebagian besar masyarakat belum mengetahui adanya informasi penerapan gage di masa PSBB Transisi.

“Hal ini melihat bahwa ternyata dari hasil evaluasi kita selama 3 hari sosialisasi hari Senin, Selasa dan Rabu itu ternyata masih banyak masyarakat yang melanggar dan diantara pelanggar itu memang masih banyak masyarakat yang belum tahu bahwa ganjil-genap sudah berlaku,” ujar Sambodo.

Lebih lanjut, Sambodo mengatakan evaluasi terhadap pelaksanaan sosialisasi kebijakan gage selama tiga hari lalu. Sambodo menyebut ada peningkatan pengendara yang melanggar kebijakan gage.

“Evaluasi kami menunjukkan bahkan di tiga hari sosialisasi ini bahkan angkanya malah semakin tinggi yang melakukan pelanggaran. Di hari pertama itu 369, hari kedua 674, di hari ketiga malah jadi 702. Sehingga total semuanya menjadi 1.745 pelanggaran dalam waktu 3 hari ini. Dan di antara beberapa pelanggaran itu mengakui bahwa mereka belum tahu adanya sosialisasi,” ungkap Sambodo.

author