Tekan Laka Lantas Kalangan Pelajar, Polres OKU Edukasi Pelajar

Satlantas Polres OKU berupaya menekan angka kecelakaan di kalangan pelajar dengan cara pemberian edukasi. Dari sisi umur, pelajar belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor, namun banyak warga yang kurang bijak membiarkan anaknya mengendarai sepeda motor.

“Anak di bawah umur sebenarnya tidak diperbolehkan mengendarai sepeda motor karena psikologis mereka yang belum stabil sehingga rawan melanggar lalulintas yang berakibat kecelakaan,” ujar Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU),  AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kasatlantas AKP Amalia Kartika, Selasa (23/2/2021).

Namun masih ada saja orang tua yang kurang bijak dengan membiarkan, bahkan memperbolehkan anaknya mengendarai sepeda motor sendiri.

Menurut Amelia, di OKU sendiri kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur masih sering terjadi. Untuk itu, pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama pelajar agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai syarat untuk mengemudikan kendaraan di jalan raya.

“Di masa pandemi sosialisasi kami lakukan secara virtual dalam program Bersama Satlantas Melalui E-learning ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten OKU,” katanya.

Bahkan, lanjut di, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan OKU agar seluruh sekolah dilakukan sosialisasi selama 45 menit atau satu jam pelajaran di setiap hari Senin.

“Melalui jaringan internet atau dalam belajar daring kami laksanakan sosialisasi selama 45 menit agar siswa memahami etika lalulintas untuk mengurangi risiko kecelakaan,” katanya.

author
No Response

Comments are closed.