Terkait Dugaan Polemik Pelanggaran Proyek Reklamasi, Polisi Berencana Periksa Sofyan Sebagai Saksi

NTMCPOLRI – Polisi berencana jemput bola untuk memeriksa Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

“Kita kan memeriksa saksi boleh, penyidik proaktif boleh, kan gitu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Markas Polda Metro Jaya, Selasa, 30 Januari 2018.

Namun, Argo belum bisa memastikan waktu pemeriksaan kembali terhadap Sofyan. Yang jelas, kata Argo, dalam waktu dekat penyidik akan berkoordinasi untuk mengatur waktu pemeriksaan terhadap Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) itu.

“Penyidik akan berkoordinasi dengan beliau waktunya kapan, bisanya kapan. Apakah minggu depan, atau kapan nanti kita tanya,” ucap Argo.

Polisi terus mengusut dugaan pelanggaran di proyek reklamasi pantai utara Jakarta. Penyelidikan kasus ini dimulai sejak September 2017.

Polisi turun tangan lantaran melihat polemik yang terjadi di masyarakat soal reklamasi. Polisi juga mengaku sudah meminta data Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Penyidik lantas meningkatkan penyelidikan proyek reklamasi Teluk Jakarta ke tahap penyidikan. Keputusan ini diambil setelah polisi mengendus dugaan pelanggaran di proyek itu. Walau naik ke tahap penyidikan, belum ada tersangka dalam kasus ini.

Polisi menduga ada pelanggaran ketika penetapan nilai jual objek pajak (NJOP) Pulau C dan D dalam proyek reklamasi Teluk Jakarta. Diduga, penetapan NJOP pada pulau reklamasi itu tidak wajar.

Polda Metro Jaya telah melayangkan panggilan pemeriksaan terhadap Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil pada 29 Januari. Namun, Menteri Sofyan tidak bisa hadir dan pemeriksaan bakal dijadwal ulang.

Tags:
author