Pesan Wakapolri Kepada 127 Personel Polisi Yang Kembali Dari Sudan

NTMC– Sebanyak 127 dari 140 personel Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) ke-6 kembali ke Indonesia setelah menjalani tugas selama satu tahun. Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti berharap, para personel itu mampu menjaga kebanggaanya itu namun tidak terlalu berlebihan.

“Setelah kembali ke tempat penugasan hendaknya menyesuaikan,” kata Badrodin dalam amanatnya di hadapan personel Satgas FPU, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Wakapolri mencontohkan kejadian yang menimpa salah satu Kapolres. Kebetulan, pimpinan wilayah tersebut pernah ikut dalam misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB. Namun, saat kembali ke kesatuan wilayah, perwira menengah tersebut lengket dengan seragam kebangaan saat bertugas di Sudan.

“Kapolres saking bangganya pakai seragam FPU, ini kebanggaan berlebihan. Bangga tapi salah tempatnya, jadi mohon diperhatikan,” kata Badrodin.

Menurut mantan Kabaharkam ini, satu tahun bertugas di negeri yang berkonflik bukanlah tugas ringan. Maka dari itu, penugasan selama setahun tentunya tidak luput dari kekurangan yang harus dievaluasi Divisi Hubungan Internasional Polri.

“Jadi, yang akan datang bisa disiapkan lebih baik apa kemampuan, keterampilan, sarana perlengkapan atau fasilitas pendukung, jadi ke depan makin baik lagi,” ujarnya.

Selama pengiriman Satgas FPU ke Darfur, Sudan, Polri selalu mendapat predikat baik diantara Satgas-satgas FPU dari negara lain. “Ini menunjukan semangat, komitmen dan profesionalisme, loyalitas, dan disiplin. Semoga ini bisa diteruskan,” harap Badrodin.

Dalam prosesi penyambutan 127 personel, Wakapolri menyematkan bintang Satyalancana Bakti Buana dari Presiden SBY. Prosesi penyambutan juga dilakukan dengan mengalungkan bunga ke empat perwakilan FPU. Adapun 13 personel FPU lainnya masih melaksanakan tugas di Sudan guna persiapan transisi penugasan Satgas FPU berikutnya.